Angin Kecil

Angin Kecil

Yang Singgah Padaku

Bersama angin aku berlari,
berjalan dan merangkak
dari arah mana aku berjalan

kearah utara aku berjalan
menapaki kehidupan
dalam getaran hangat darah

Rumah merah kecil itu aku singgah

menjadi kecil melihat dunia nyata

dunia yang sudah semestinya ku ketahui
dari dulu…

Orang lama yang menua karena umurnya

Anak baru yang menjadi lupa hari kemarin

menghadirkan bayangan masa depan

dalam diri yang baru
dalam jiwa penuh semangat

Aku mungkin tidak untuk dilahirkan karenanya

karena kehidupan hanya perjodohan dengan kekasihnya

kematian adalah jawaban suatu hari nanti

menutupi seluruh lembar kehidupan

Dari arah utara yang disana aku pulang

mungkin bersama angin yang berhembus

aku bisa terbang karenanya

menyanyikan senandung kehidupan

Sejak ini,

sampai nanti…

Isack,

Bandung, Maret 2004

Suasana mendung setelah Pendidikan Dasar Astacala XIII aku hadir dengan nama kecil AM - 002 - AU di tangan.

Leave a Reply