Untuk teman mainku dulu…

Teman,sudah lama kita tidak pernah bersua hanya untuk berbincang tentang keusilan kita,tentang kisah percintaan yang hanya tinggal kenangan atau bahkan hanya untuk minum kopi bersama,itu semua sudah sangat jarang.Mungkin hanya aku saja yang baru sadar kalau semua itu tidak diizinkan oleh waktu,waktu yang menginginkan lain untuk kita semua.Kesadaranku tentang keadaan yang tidak mungkin untuk berkumpul dan berbagi cerita seperti dulu lagi.
Setiap kalian secara sadar aku akui memang sudah banyak memiliki perbedaan yang mendasar tiap kita semua.Kalian termasuk aku sudah berbeda dalah hal membagi dan membawa waktu,mungkin itu yang tidak bisa membuat kita berkumpul seperti dulu lagi hanya untuk membuang waktu luang sambil berbicara tentang hati.
Dari sekian kesadaran yang aku rasakan mungkin kesadaran inilah yang belum bisa secara penuh aku terima secara penuh oleh hati kecil.Aku tidak hanya bisa diam dan menangisi yang sudah ada,jangankan untuk menangis semua kejadian yang telah aku, kamu, kita lewati secara bersama walau tanpa sadar juga.Kini kepingan kesadaran yang sedang aku kumpulkan seperti beribu kepingan yang telah hilang beberapa bagian tengahnya yang tidak bisa dirangkai menjadi sebuah bentuk yang berwujud.
Semua kepingan kenangan yang aku, kamu, kalian dan kita alami semua adalah sebuah kenangan yang ingin aku ulangi lagi pada masa ini.Mengulang sebuah cerita indah yang pernah terjadi di masa lalu.Pahit yang pernah terasa pada beberapa tahun lalu mungkin akan terasa manis untuk di kecap saat ini kalau saja aku, kamu, kalian sadar tentang nikmatnya perasaan yang pernah terjalin akrab dalam beberapa tahun belakangan ini.
Secara gamblang aku tegaskan kalau sebenarnya yang aku inginkan adalah sebuah keinginan yang sebenarnya semua ini adalah keinginan aku, kamu, dan kita impikan dari beberapa tahun belakangan ini.
Sudah sejak lama ingin aku utarakan kepada langit, daun dan batang hati yang masih kalian sandang tentang semua perasaan yang terpendam terlalu lama dan sudah terlanjur menjadi dingin oleh waktu yang membekukan dalam kamar keakraban.Tentang semua yang pernah terjadi dalam hati,tentang semua yang akan aku impikan semoga terwujud oleh sebuah kekerasan yang akan kualami.
tentang semua kenagan yang aku yakin kalian akan menangis saat mengenang itu semua di suatu angku usia yang senja sudah di depan mata dan senyum manis dari semua tidak mampu membantyu kita untuk bangkit lari dari kata kematian,jasad tidak mampu mengulang itu semua saat waktu sudah mengatakan telat untuk mengulang sesuatu yang mestinya kita lakukan saat ini.Sadarlah teman,lakukan sekarang juga atau kita akan menyesal suatu saat nanti.

Untuk semua temanku
Bandung,25 Juli ‘06
[Isack]

2 Responses to “Untuk teman mainku dulu…”

  1. Gejor Says:

    Sangar kata2mu Tong …..

  2. Wielda S Says:

    Subhanallah! kata-katanya keren banget! Wielda jadi teringat sama temen2 SMA wielda.
    Kalo’ baca blog kakak yang satu ini, Wielda juga teringat sebuah buku, judulnya 5cm. Udah pernah baca blum? bagus lho kak, tentang pengalaman lima orang sahabat saat mendaki Mahameru.

Leave a Reply