Si Perjaka
Perjaka Tampan itu,Aceh namanya…
Perjaka tampan itu masih saja berdiri dengan tegaknya
menatap masa depan yang tidak lagi sejalan dengan hatinya
perjaka itu memang masih tulen
kerut di wajahnya sudah mulai kelihatan
buktikekuatan hatinya
Banyak sudah gadis yang berparas manis menghampiri
sudah jutaan pula surat cinta yang datang menggoda
senyum sombong kadang terlihat dari bibir hitamnya
aku memang masih setampan orang tuaku dulu
setidaknya untuk beberapa tahun yang akan datang
"Aku masih saja dilirik ketampananku masih saja aku andalkan" ucapnya dengan bangga
urat lehernya yang timbul jelas masih terlihat dari kekerasan hatinya
kini penantian panjang sedang menunggu
akan datang saat perjaka tampan itu harus berfikir keras untuk jatuh dari lubang
"Aku akan sanggup" ucapnya sombong
"kalau saja coretan itu tak menyayat dada ku aku masih kuat untuk memukulnya
kini aku sudah menjadi perjaka yang tidak hanya bermodalkan ketampanan saja"
Akunya dengan sombong agak merendah
"Aku kini akan membentuk jiwa yang lebih tegar
oleh sebab ku sendiri aku menjadi malu"
setidaknya itu yang akan dilakukannya untuk mengganti kesalahn yang dilakukanny kemarin malam
Perjaka itu mencumbu seorang wanita gendut yang berjalan sendirian
walau tak sampai pada hal yang ditakutkan
ia telah mengakhirinya sendiri
mungkin dengan adanya hentakan dari dalam tanah dan goncangan dari laut
ia sadar dan langsung meminta maaf segera
walau wanita itu tak menanggapi
Kini perjaka itu sedang dalam kesedihan
menanggung sebuah kesedihan akan kerakusanya semalam
ada yang datang menghiburnya namun bukan wanita,kini hanya seorang pemuda yang jauh lebih tampan darinya
Wanita tua itu hanya melihat dari jauh dan haru terhadap perjaka itu
walau tidak memaafkan tapi wanita itu mengerti
Perjaka itu kini sedang berbenah
membangun kagi karismanya yang telah ia koyak sendiri
"Cepatlah bangun"
wanita tua itu hanya bebisik kecil
tapi perjaka tua itu tidak mendengarnya
ia masih sedih dalam kesendirianya
[Isack]
Sebuah perumpamaan untuk negeriku tercinta,dan wanita tua yang menghianatinya.
Aceh akan bangkit sehebat dulu lagi.
July 25th, 2006 at 11:19 pm
Amin…
Doa semua rakyat Indonesia untuk Aceh adalah agar Aceh dapat bangkit kembali.
JAuh lebih baik dari masa lalunya.