Kegaduhan Malam
Malam yang baru saja datang seolah pergi berlalu begitu saja,
tanpa mau menoleh kebelakang walau hanya sebentar.
Hanya untuk melihat apakah aku masih berdiri tegar disana.
Semua sudah berlalu,
yakin ku tak akan pernah berbalik arah menuju ke belakang
.Kini hanya kegelapan yang mulai menghilang
akan datang secercah cahaya yang akan menerangi hari esok
mungkin akan juga menghilang dalam beberapa hitungan.
Berapa lama malam akan menerangi ruang hidup,
berapa lama akan memberi sinar atas kegelapan
telah bawa hilang oleh sang malam yang gulita.
Saat ini yang terasa hanya keheningan
bahwa esok pagi akan datang
sebuah harapan yang akan di bawa oleh sang mentari.
Hanya sebuah kehampaan yang pasti akan sirna
dimakan sang waktu yang seolah tak mau mengerti
dimakan sang waktu yang seolah tak mau mengerti
arti dari sebuah kehampaan.
Semoga kehampaan itu berlalu
meninggalkan kesendirian yang ramai oleh gaduhnya suara hati
Semoga kehampaan itu berlalu
meninggalkan kesendirian yang ramai oleh gaduhnya suara hati
[Isack]
June 12th, 2006 at 5:26 am
poetry suka dengan tulisanmu…
kalo lebih dipahami artinya dalem banget…
jarang yang bisa nulis bagus kalo ga pernah ngalami sendiri karena menurut poetry tulisan itu berasal dari perasaan dan kata hati…
kalo kamu bisa menghargai sesuatu yang ada di sekitarmu poetry yakin suatu saat kamu akan tetap bisa menghargai sesuatu yang udah kamu pilih….
good luck ya…
semoga segala sesuatu yang indah selalu mengiri jalan hidupmu….