Ada lagi, Ibunda
Ada Yang Belum Kau Berikan
[ penulis: Nurdin F Joes ]
(bagi ibu mertua Hj.Halimah binti H.Ismail
yang meningggal di Saudi Arabia, musim haji 1991)
Ada yang belum kauberikan, Ibunda
katakanlah, misalnya, tentang keping bulan
purnama
dengan sinarnya yang damai
aku jadikan cahaya
berjalan di gelap buta
Ada yang belum kauserahkan, Ibunda
katakanlah, sepotong tongkat
dari besi waja
aku jadikan pegangan
menghalau ketakutan
Ada yang belum kaukatakan, Ibunda
semisal lipstick bagi isteriku
dengan warna serasi
yang akan menjadi kekuatan
menjalani pergaulan hidup
sehari-hari
Ada yang belum kaukatakan, Ibunda
tentang petuah-petuah, misalnya
serta selaksa kata mutiara
yang akan mengalir jadi syair
tajam bagai pedang
lincah bagai rencong dan belati
ada yang tak sempat kaupesankan, Ibunda
misalnya, bagaimana cara hidup
mengimbangi zaman demi zaman
yang setiap saat mengirimkan luka
jumlahnya tak terhinggga
Ada lagi, Ibunda
tak sempat kautitahkan
bagaimana jadi perempuan wibawa
yang mungkin kuceritakan pada isteriku
agar ia selalu tampil sempurna
*) Penulis, Pemenang berbagai lomba cipta puisi, di antaranya, Lomba Cipta Puisi untuk Kemerdekaan Namibia (Toward Namibian Independence) diselenggarakan Kantor Penerangan PBB (UNIC) Jakarta, 1987.
***
Cuplikan puisi ini untuk mengingatkan aku pada sosok manusia yang paling aku sayangi…
[Isack]